MALAIKAT TANPA SAYAP




Masih menatap langit yang berbelit-belit, langit tak bercelah untuk malaikat yang ingkar, dekapan langit terasa begitu hampa,…
Untuk malaikat yang tak pernah sempurna

langkah yang yang bersenandung pasrah mengalun merangkul jiwa yang maha hampa…
masih menanti///
kapan perasaan ini mati…
langit tampak lebih tinggi dari biasanya, langkah terasa lebih enggan dari biasanya, hembusan angin membuat sebongkah hati ini terkoyak…
konon ada sebongkah hati yang mati///
di sini…
di dalam dekapan jiwa yang maha hampa///
ada serpihan hati yang menanti
ada serpihan hati yang enggan kembali
ada serpihan hati yang mati…
bisakah sosok yang ada di depan ini membuatnya kembali…
kembali menjadi sebongkah hati yang mencintai…
hanya hati itu yang bisa menjaga hati ini
entah… untuk selamanya
layaknya janji hati itu
entah… untuk perasaan sesaat
layaknya hati lain yang ingkar…

kini kembali meratapi langit, langit sedikit bercelah, tapi…
yang terjatuh, merapuh, hanyalah reruntuhan sayap hitam
hanya reruntuhan sayap hitam
dalam diam yang kelam…
malaikat yang ingkar hanya malaikat yang tak pernah sempurna///
reruntuhan sayap hitam…
untuk malaikat yang tak sempurna///
untuk malaikat tanpa sayap…

*Malaikat tanpa sayap... perasaan yang begitu tulus untuk mencintai seseorang tapi ketidaksempurnaan ini membuat segalanya berakhir dalam kehampaan...*
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

6 Response to "MALAIKAT TANPA SAYAP"

  1. Anonim Says:
    25 November 2010 07.42

    hima,... humz,... bagus,... tapi maaf,... terlalu sedih jika ini mang fakta

  2. ciptanirmala says:
    12 Desember 2010 04.55

    he.... tolong tulis nama dunx... thx dah komen...

  3. Vey Musticka DW says:
    18 Maret 2011 20.16

    hahahahahaha....

  4. Malaikat Tanpa Sayap says:
    3 Maret 2012 04.00

    hemz i like it...

  5. ciptanirmala says:
    23 Maret 2012 00.42

    @vey: lhaaa... ini puisi kali mbak, ko ketawa, hax2!
    @malaikat tanpa sayap: huweeeee.... namanya kok sama, hiks...

  6. thaha chrono Says:
    28 Januari 2013 07.14

    malaikat emang gak punya sayap. kalo dia terbang pake sayap.. sama aja lambatnya kek burung. minimal dikakinya harus ada mesin jet. hah.. hanya pikiran manusia yang membuat malaikat mempunyai sayap.

Poskan Komentar

blog ini memiliki kutukan, jika anda tidak memberikan komentar setelah membaca blog ini, maka anda akan mengalami sembelit 7 turunan... makanya komen yax! *fufufu... tertawa licik*