PENUNGGU BUNTU




Terseok-seok berjalan gemulai
Sinar mata hampa menghamba
Tangan mengepal tak sempurna
Serpihan-serpihan hati berjatuhan
Tanpa kilau.

Sekujur raga hina
Pemain masa lalu
Kalah telak
Oleh pusaran sang waktu
Yang tak maw kalah
Melaju sekehendaknya.

Terseok, terjatuh, terluka
Kuat. Terbangun oleh mimpi merana merajalela
Tetap menjadi pemain masa lalu
Tetap meniti pada jalan yang sama
Meski akhir jalan terlihat dari sini
Buntu.

Akulah pemain masa lalu
Aku akan terus berjalan
Tidak pada masaku, menukik waktu
Aku tahu mati tapi lebih tahu terlahir
Meski pemain masa lalu mati
Aku akan terbangun menjadi
Sang penunggu buntu.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "PENUNGGU BUNTU"

Poskan Komentar

blog ini memiliki kutukan, jika anda tidak memberikan komentar setelah membaca blog ini, maka anda akan mengalami sembelit 7 turunan... makanya komen yax! *fufufu... tertawa licik*