CUL DE SAC




Tak jua melihat rintik hujan
Tak rasa angin menghembus rakus
Tak lepuh oleh terik mentari
Apakah musim sudah berganti?
Setahuku perasaan ini masih abadi

Aku hanya tahu
Kaki ini bergetar pelan
Tanganku memeluk lutut
Lalu wajahku diantaranya
Dan hatiku merapat, biar hangat
Kenapa aku seperti ini?
Setahuku perasaan ini abadi

Terlihat semut berjalan pada ragaku
Aku bertanya
Untuk apa kau hidup?
Dia diam. Makhluk bodoh.
Lalu aku menjawab
Aku hidup untuk mencari abadi padanya. Makhluk bodoh.
Masih bertanya
Untuk apa kau berjalan?
Dia hanya berjalan. Makhluk bodoh
Lalu aku menjawab
Aku berjalan agar punggungnya tak mengecil. Makhluk bodoh
Sekali lagi bertanya
Untuk apa kau di sini?
Dia berhenti sejenak lalu berjalan lagi. Makhluk bodoh
Lalu aku menjawab
Aku di sini
Karena menanti cinta abadi
Tapi sosok itu meninggalkanku
Lalu aku tahu di dunia ini tidak ada yang abadi
Lalu aku berpikir di sini bukan tempatku
Kau tahu dimana sekarang aku berada?
Menutup diri
Dalam relung yang buntu
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "CUL DE SAC"

Poskan Komentar

blog ini memiliki kutukan, jika anda tidak memberikan komentar setelah membaca blog ini, maka anda akan mengalami sembelit 7 turunan... makanya komen yax! *fufufu... tertawa licik*